DPRD Ingin Dinas Pertanian Kejar Program Sub Terminal Agribisnis Kementerian

TVTABALONG.COM – DPRD Kabupaten Tabalong, menyarankan Dinas Pertanian untuk bisa mendapatkan program pembuatan Sub Terminal Agribisnis, dari Kementerian Pertanian RI. Hal ini disampaikan DPRD Kabupaten Tabalong, pada Selasa 9 April 2019 di ruang rapat DPRD Tabalong.

Melalui program kementerian tersebut, sub terminal agribisnis dapat dibangun menggunakan dana APBN dari Kementerian, sehingga  dapat dikolaborasikan dengan pasar agribisnis yang pembangunannya menggunakan dana APBD.

Sekretaris komisi 2 DPRD Kabupaten Tabalong, Siti Arbayah menilai,  mengolaborasikan 2 program tersebut, dapat mempermudah para petani, untuk menjual hasil pertanian mereka.

“jadi intinya untuk sub terminal agribisnis itu tidak akan menyaingi pasar agribisnis” tutur Arbayah

“nantinya kami berharap dengan adanya program sub terminal agribisnis itu dapat kita sandingkan kita kawinkan dengan pasar agribisnis yang tentunya harapan kami akan lebih memperbaiki fasilitasi dan kemudahan bagi para petani khususnya untuk hortikultura berinteraksi langsung dengan para pedagang besarnya”

Menyikapi keinginan DPRD tersebut, Kepala Dinas Pertanian Johan Noor Efendi mengaku akan mengupayakan hal tersebut. Namun menurutnya, pembangunan sub terminal agribisnis harus diiringi dnegan perencanaan yang matang, sehingga dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

kami berkeinginan bahwa nanti pada pembangunannya betul-betul fungsi daripada subterminal agribisnis ini akan bisa diwujudkan.” kata Johan

“Jadi kami berharap nanti di perencanaannya akan lebih teliti, lebih matang lagi untuk bagaimana k edepan sub terminal agribisnis ini tidak hanya satu tahun ke depan tetapi 5 tahun kedepan lebih berkembang”

Johan pun menginginkan, sub terminal agribisnis yang diharapkan DPRD, tidak hanya sebagai tempat menjual hasil pertanian, namun juga dapat menjadi tempat rekreasi untuk keluarga.

Saat ini Dinas Pertanian mengaku, belum merencanakan secara matang terkait rencana pembangunan sub terminal agrisbisnis. Pasalnya Pemkab saat ini masih fokus pada pembuatan pasar agribisnis.

Reporter  : Sherly Nova Arianti | Redaktur : Hendriyani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: