Disperindag Akan Cabut Izin Pedagang Yang Tunggak Sewa Kios & Tidak Patuhi Peraturan

TVTABALONG.COM – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tabalong, telah mengimbau kepada para pedagang yang menempati toko milik pemerintah, agar mematuhi peraturan yang telah ditentukan pemerintah daerah Kabupaten Tabalong.

Hal ini menyusul banyaknya tunggakan biaya sewa toko yang dilakukan pedagang.

Disperindag Kabupaten Tabalong  sudah memasang spanduk di depan Pasar Bauntung Tanjung, yang ditujukan kepada para pedagang.

Baca Juga : Tunggakan Retribusi Pasar Capai 1,8 M

Spanduk tersebut berisikan pemberitahuan diantaranya para pedagang harus membuka toko setiap hari.

Pedagang pun harus membayar kewajiban sewa toko setiap bulan, dan siap membayar denda keterlambatan.

Pedagang dilarang memindah tangankan toko tersebut kepada pihak lain, dan apabila dalam waktu tiga bulan tidak difungsikan, maka toko tersebut harus dikembalikan kepada pemerintah daerah, yang kemudian akan dilakukan lelang.

“Kami mengimbau pada semua pedagang, yang menempati kios milik pemerintah daerah bisa memperhatikan kewajiban” Ucap Kabid Pengelolaan Pasar Fariduddin”

“Karena kewajiban meraka ini dituangkan dalam surat perjanjian yang mengikat dan berkewenangan hukum karena ada surat keputusan” lanjut Fariduddin

“Namun sekarang yang menjadi kendala, mereka tidak membaca apa isi perjanjian tersebut, padahal kita sudah tuangkan dalam perjanjian” 

“Misalnya setiap pedagang wajib membayar retribusinya sesuai perda setiap bulan, bila menunggak selama 3 bulan hak mereka itu bisa kami alihkan”

“Kemudian mereka juga harus membuka kios tersebut (setiap hari), apabila selama 6 bulan tidak dibuka, pemerintah daerah berhak mengambil alih kios tersebut untuk dialihkan ke pihak lain” jelas Fariduddin.

Untuk diketahui, di tahun 2018, target pemerintah daerah untuk retribusi pelayanan pasar yakni sebesar Rp 1,2 milyar lebih.

Hingga bulan september sudah terealisasi sekitar 69,53 persen, atau sebesar Rp 890 juta  lebih.

Sedangkan untuk retribusi pasar grosir atau pertokoan, pemerintah daerah menargetkan Rp 1,3milyar, dan hingga bulan september kini sudah terealisasi sekitar Rp 807 juta lebih atau sekitar 59,89 persen.

Penulis : Sherly Nova Arianti | Redaktur :Hendriyani

1 thought on “Disperindag Akan Cabut Izin Pedagang Yang Tunggak Sewa Kios & Tidak Patuhi Peraturan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: