Deflasi Bulan Februari 0,67 Persen, Kelompok Bahan Makanan Jadi Penyumbang Tertinggi

TVTABALONG.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Tabalong mencatat, pada bulan februari Kota Tanjung mengalami deflasi sebesar 0,67 persen. Atau terjadi penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 134,93 pada bulan Januari, menjadi 134,03 pada bulan Februari 2019.

Kepala Badan Pusat Statistik Tabalong, Tri Agus Budi Prihanto mengatakan, berdasarkan dari kelompok pengeluaran, hampir semua mengalami deflasi. Namun deflasi tertinggi berasal dari kelompok pengeluaran bahan makanan sebesar 2,34 persen.

kalau dilihat dari kelompok pengeluaran hampir semua mengalami deflasi, kecuali untuk kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar itu mengalami inflasi sedikit, jadi secara umum mengalami deflasi” jelas Tri Agus

“Untuk bahan makanan ini terjadi deflasi yang paling besar yakni sebesar 2,34 persen, kemudian kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau terjadi deflasi 0,03 persen, kelompok sandang terjadi penurunan juga atau deflasi sebesar 0,02 persen dan transportasi mengalami deflasi juga sebesar 0,66 persen”lanjutnya menjelaskan

Tri Agus menambahkan, untuk komoditas yang mengalami penurunan harga dengan andil deflasi tertinggi selama bulan Februari, terjadi pada daging ayam ras 0,36 persen. Bawang merah 0,17 persen. Telur ayam ras 0, 06 persen. Telepon seluler 0,04 persen dan bensin 0,03 persen.

Meskipun mengalami deflasi, namun ada juga beberapa komoditas yang menjadi penyumbang inflasi di bulan Februari 2019, yakni ketimun 0,02 persen. Ikan peda 0, 01 persen. Ikan nila 0,01 persen. Bayam sebesar 0,01 persen. Dan ikan kembung atau gembung sebesar 0,01 persen.

Reporter : Sherly Nova Arianti | Redaktur : Hendriyani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: