Daging Sapi Impor Jadi Alternatif Terbatasnya Stok Sapi di Tabalong

by tabalong hari ini
0 comment

Kekurangan stok daging sapi lokal di Tabalong diakui Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesmavet Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tabalong, dokter Hewan Suwandi.

Suwandi mengatakan, stok sapi lokal yang biasanya 100 ekor per minggu, kini hanya tersedia 50 persennya.

Hal tersebut menurut Suwandi disebabkan kurang nya ketersediaan sapi di Tabalong karena masih adanya wabah penyakit mulut dan kuku, sehingga lalu lintas hewan ternak yang biasa didatangkan dari luar pulau untuk saat ini masih ditutup.

Meski demikian, untuk memenuhi kebutuhan daging sapi di Tabalong, pihaknya menggandeng perusahaan umum daerah dan pengusaha lainnya, untuk mensuplai daging beku ke pasar untuk dijual ke masyarakat. Sehingga secara keseluruhan kebutuhan masyarakat mengenai daging sapi tetap akan terpenuhi.

“Untuk di bulan Maulid ini memang ketersediaan sapi itu sangat kurang ya kalau dulu kita bisa menyetok kebutuhan per minggu itu di 100 ekor nah sekarang itu sekitar 50 persen nya, jadi para pemberi atau penjagal ini harus membeli dari luar daerah ya yaitu tempat nya ada di Pelaihari dan stok yg disana juga semakin menipis tapi secara keseluruhan perkiraan kami di bulan Maulid ini ketersediaan daging di Kabupaten Tabalong akan cukup karena apa kami lihat bahwa masyarakat sekarang sudah familiar dengan daging beku,” tuturnya.

Suwandi menambahkan, stok daging beku yang siap diedarkan di Tabalong saat ini terbilang melimpah. Hal tersebut dapat menjadi alternatif bagi masyarakat, terlebih harga daging beku lebih murah dibandingkan harga daging sapi segar. Yakni untuk harga daging beku saat ini berkisar di harga 100 sampai 115 ribu rupiah per kilogram, sedangkan untuk daging sapi segar saat ini di harga 160 ribu per kilogram.

(Nova Arianti, TV Tabalong)

Related Articles

Leave a Comment