Bupati Anang Minta Vaksinasi Di Kecamatan Murung Pudak Terus Berlanjut

by admintv
0 comment

TV Tabalong – Bupati Tabalong, Anang Syakhfiani meminta, agar kegiatan vaksinasi yang menjadi ikhtiar bersama menghadapi covid-19, terus dilakukan di kecamatan murung pudak. Pasalnya pusat aktivitas masyarakat Tabalong berada di wilayah ini.

Hal ini Bupati Anang sampaikan dalam sambutannya, saat safari percepatan vaksinasi forkopimda Kabupaten Tabalong, pada jumat 8 April 2022, di masjid Jami Al Qadar Desa Kapar, Kecamatan Murung Pudak.

“Lantaran dinamikanya tinggi, mobilitasnya tinggi disini, orang luar keluar-masuk. Ya kalo mereka menerapkan protokol kesehatan yang ketat, vaksin, tapi kalo orang kita disini kada, kada tertutup kemungkinan. Jadi sekali lagi ulun mohon bantuan dan dukungan seluruh masyarakat murung pudak agar kegiatan vaksinasi ini terus-menerus.” Kata Anang Syakhfiani, Bupati Tabalong.

Berdasarkan laporan kapolsek Murung Pudak, cakupan vaksinasi dosis pertama masyarakat umum mencapai 101 persen, dan dosis kedua 81,34 persen. Kemudian untuk dosis pertama lansia mencapai 80 persen, dan dosis kedua 56 persen.

Sedangkan vaksinasi anak usia 6 hingga 11 tahun masih terbilang rendah, yakni dosis pertama 71 persen, dan dosis kedua 49,5 persen. Rendahnya cakupan vaksinasi anak ini juga terjadi tingkat kabupaten, bahkan nomor dua terendah se kalimantan selatan. Oleh karena itu, tiga pilar pun sepakat untuk mempercepat vaksinasi pada kategori tersebut.

 “Kenapa dosis 2 ini agak kekurangan karena kemarin vaksin sinovac untuk anak-anak ada keterlambatan datang. Namun alhamdulillah waktu bulan suci ramadhan, kami mendapatkan vaksin untuk kegiatan vaksinasi.” Kata AKP Samsu Suargana, Kapolsek Murung Pudak.

Pada kesempatan ini Bupati Anang beserta Wakilnya, Mawardi, turut menyerahkan bantuan dana hibah dari Pemerintah Kabupaten Tabalong, untuk dua rumah ibadah muslim di Kecamatan Murung Pudak. Kedua rumah ibadah yang menerima bantuan ialah masjid sabilal rasyad desa kasiau, senilai 75 juta rupiah, dan Langgar Al Jihad Kadaman, senilai 50 juta rupiah. (Alfi Syahrin).

Related Articles

Leave a Comment