Bupati Anang Minta Pengawasan Pembangunan Diperketat

by admintv
0 comment

Per tanggal 1 Juli 2022, Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Republik Indonesia merilis realisasi penyaluran dana alokasi khusus, dak fisik tahun anggaran 2022. Realisasi dak fisik dari 14 pemerintah daerah di wilayah kalimantan selatan sangat rendah, yakni rata-rata hanya 9,5 persen. Bahkan tiga pemerintah daerah masih nihil realisasinya, yaitu Pemprov kalimantan Selatan, Pemkot Banjarmasin, dan Pemkab Tabalong. Berkenaan hal tersebut, Bupati Tabalong, Anang Syakhfiani, menggelar pertemuan dengan bagian pengadaan barang dan jasa Setda Tabalong, SKPD terkait, dan para kontraktor, pada 6 Juli 2022, di aula Diskominfo Tabalong.

Bupati Anang mengaku sudah menerima surat dari kementerian keuangan yang menyatakan realisasi penyaluran pagu anggaran dak sebesar 28,63 persen, dan dak fisik tahap pertama sebesar 3,15 persen untuk seluruh indonesia. Kemudian ditegaskan dengan peraturan menteri keuangan nomor 198 PMK 07 tahun 2021, bahwa kegiatan dak fisik yang dananya sudah disalurkan agar segera dilaksanakan, dan pembayarannya kepada tender dilakukan termin sesuai ketentuan.

Melalui surat tersebut, kementerian keuangan juga mengingatkan agar data kontrak pengerjaan dak fisik segera dilaporkan melalui online monitoring span, atau sistem perbendaharaan dan anggaran negara. Pelaporan paling lambat tanggal 21 Juli 2022, apabila lewat maka dana dak fisik tidak akan disalurkan.

Bupati Anang pun meminta, agar realisasi penyaluran dak fisik menjadi perhatian bersama, karena upaya mencari dan mendatangkan dak tergolong sulit. Ia menginstruksikan, SKPD terkait untuk segera melakukan konsolidasi baik untuk dak fisik, dana alokasi umum, dan pendapatan asli daerah.

“Baik untuk dana alokasi fisik, maupun dana DAU, maupun PAD, karena ini sudah lampu kuning ini. Kita sudah memasuki bulan juli, biasanya kalo sudah yang berat itu dari januari – juni, tapi kalo sudah juli karena kita sebentar lagi nota pengantar APBD perubahan ya kan, kada terasa waktu juli, agustus, september, oktober, november, habis ya kan.” Kata Anang Syakhfiani, Bupati Tabalong.

Bupati Anang berharap, dak fisik dari pemerintah pusat terserap dengan maksimal, sehingga ia dan Wakil Bupati dapat memberikan yang terbaik bagi masyarakat, pada tahun-tahun terakhir jabatannya. Selain itu, jika serapan dana dari pusat ini rendah, maka di tahun berikutnya kemungkinan dana yang disalurkan berkurang. (Alfi Syahrin, TV Tabalong).

Related Articles

Leave a Comment