BLK Tabalong Kurang Pasokan Listrik

TVTABALONG.COM – Tidak hanya kekurangan tenaga instruktur, BLK Tabalong juga mengaku kekurangan pasokan daya listrik. Guna mengantisipasi hal  itu, BLK Tabalong terpaksa memberlakukan waktu pelatihan secara bergantian. Pasalnya, hampir seluruh jurusan yang ada menggunakan aliran listrik.

11 jurusan pelatihan di BLK Tabalong, seluruhnya bergantung pada ketersediaan pasokan listrik yang memadai. Dan jika ditotal, BLK Tabalong memerlukan daya listrik 80 kilowatt untuk mengakomodir pelatihan di 11 jurusan tersebut.

Namun sayangnya, hingga kini BLK Tabalong baru memiliki 21,5 kilowatt daya listrik. Dan untuk mengantisipasi kondisi kekurangan tersebut, BLK Tabalong terpaksa menerapkan waktu pelatihan secara bergantian.

Kepala BLK Tabalong, Suhartojo menjelaskan, tahun 2017 lalu, pihak BLK sudah mengajukan penambahan daya listrik ke PLN Rayon Tanjung. Namun pemenuhan tersebut masih terkendala dana.

Sementara saat dikonfirmasi, anggota Komisi II DPRD Tabalong, Maksum Dahlan yang berkesempatan melakukan kunjungan kerja ke BLK Tabalong mengatakan, BLK sesegera mungkin mengajukan permohonan dana untuk penambahan daya listrik. Sehingga tidak mengganggu proses pelatihan.

Maksum Dahlan mengharapkan, dengan terpenuhinya pasokan listrik nantinya, tidak ada lagi permasalahan yang mengganggu pelatihan di BLK Tabalong.

(Sherly)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: