Begini Cara Petani Desa Masingai Pangkas Biaya Pupuk

TVTABALONG.COM – Kelompok tani Adma Borneo desa Masingai II, kecamatan Upau, mampu memangkas pengeluaran hingga ratusan ribu rupiah dalam hal penggunaan pupuk. Penghematan tersebut mereka lakukan dengan cara mengganti pemakaian pupuk kimia dengan pupuk organik.

Dalam usaha tani, pupuk merupakan salah satu faktor pendukung keberhasialan dalam kegiatan budidaya. Namun hingga saat ini, masih terdapat banyak petani yang mengeluhkan mahalnya harga pupuk kimia, dan membuat biaya produksi menjadi tinggi.

Karena tingginya biaya produksi, akibat harga pupuk kimia yang mahal, membuat kelompok tani Adma Borneo desa masingai II, kecamatan Upau , berpindah menggunakan ke pupuk organik. Sehingga biaya pembelian pupuk dapat di pangkas hingga ratusan ribu rupiah.

Ketua kelompok tani Adma Borneo, Beny Heri Cahyono utama mengungkapkan, selain mampu memangkas biaya produksi, penggunaan pupuk organik juga dapat membuat tanaman ramah lingkungan, dan harga jualnya pun diakui meningkat hingga 20% dari sebelumnya .

Sementara Kepala Dinas Pertanian Tabalong , H. Johan Noor Effendi, mengharapkan agar para petani lainnya dapat mengganti pemakaian pupuk kimia dengan menerapkan pemakaian pupuk organik,  sehingga biaya produksi yang di keluarkan tidak terlalu tinggi.

Lebih lanjut, Johan mengharapkan, agar para petani menggunakan pestisida nabati untuk mengatasi berbagai jenis hama tanaman, seperti wereng cokelat, ulat grayak, dan tikus.

(Normansyah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: