Home Editor's Picks Aplikasikan Pupuk Organik, Poktan Masingai II Hasilkan Padi 7,7 Ton per Hektar

Aplikasikan Pupuk Organik, Poktan Masingai II Hasilkan Padi 7,7 Ton per Hektar

by tabalong hari ini
0 comment

Kegiatan Farmers Field Day Sekolah Lapang Pro Organik digelar di Desa Masingai 2 Kecamatan Upau. Kegiatan yang dilaksanakan pada 4 Mei tadi ditujukan untuk melihat langsung hasil tanam para petani dengan menggunakan sistem Pro Organik yang sudah dilaksanakan melalui Sekolah Lapang Genta Pro Organik sejak Februari lalu.

Kegiatan Sekolah Lapang Pro Organik ini sudah dilaksanakan sejak bulan Februari 2023 lalu, dimana para petani menerima beberapa materi pembuatan pupuk organik melalui 6 kali pertemuan. Dimana setiap pertemuan tersebut, para petani diantaranya menerima sosialisasi dan rembuk tani.

Kemudian, para petani diberikan materi tentang pembuatan pupuk organik padat, pembuatan pembenahan tanah dan pupuk organik cair, pembuatan pestisida nabati dan pupuk hayati, serta pengaplikasian contoh bahan organik di laboratorium lapangan yang tersebar di 10 kelompok tani, hingga kegiatan Farmers Field Day.

Diketahui dari hasil teori tersebut, terjadi peningkatan 48 persen dari tingkat pengetahuan petani sebelumnya. Dan dari hasil aplikasi pada laboratorium lapangan, dimana ubinan rata-rata padi dari setiap laboratorium mencapai 7,7 ton per hektare.

“Dari aplikasi laboratorium lapangan bahan organik yang kita aplikasikan, ubinan rata-rata dari setiap laboratorium itu mencapai 7,7 ton per hektare, kalau dibanding dengan kontrol, kontrol itu petak yang tidak kita kasih perlakuan organik, itu mencapai 21 sampai 22,2 persen, kalau kita konversi kepada produksi, terdapat 1,2 sampai 1,4 ton per hektare, kemudian dari hamparan kelompok tani Bilulang ini, dari Pantai Jaya sampai ke Padaringan 3, luas areanya ada 261, maka ketika dikalikan banyak sekali,” ujar Hotim, Koordinator BPP Kembang Kuning.

Baca Juga  Hari Ketiga Penyaluran BLT BBM Sasar 3 Kecamatan

Sementara itu, Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel, Kusmaryono, menyampaikan bahwa kegiatan Sekolah Lapang ini merupakan kegiatan dari pusat, dimana untuk Kalimantan Selatan hanya ada 2, yaitu di Hulu Sungai Tengah dan Kabupaten Tabalong, tepatnya yang dilaksanakan bagi kelompok tani Desa Masingai 2 dan Bilas.

“Jadi Kementerian Pertanian, melalui Badan SDM ini, melaksanakan kegiatan SL. Kebetulan, kita di Kalimantan Selatan tidak banyak, hanya dapat 2; 1 di Tabalong, 1 di Hulu Sungai Tengah. Untuk Tabalong, jenis varietasnya adalah padi, di Hulu Sungai Tengah itu hortikultura cabe. Jadi, Kalimantan Selatan hanya dapat 2 dari pusat. Makanya, Balai Besar Binuang dan SMK PP diminta mengawal kegiatan ini. Kami bersama mereka mengawal kegiatan Genta Pro Organik ini.” ujar Kusmaryono, Kabid Penyuluhan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel.

Sekolah Lapang Genta Pro Organik di Desa Masingai 2 ini diikuti oleh 50 orang petani dari 10 kelompok tani yang ada di Desa Masingai 2 dan Bilas Kecamatan Upau.

(Muhammad Ariadi/ TV Tabalong)

Related Articles

Leave a Comment