Abdikan Diri di Daerah 3T, 61 Guru PNS Dapat Tunjangan

TVTABALONG.COM – Sebanyak 14 sekolah dasar maupun SMP di Tabalong, dinyatakan sebagai sekolah negeri yang berada di wilayah 3T. Terdepan, Terluar dan Tertinggal. Dari 14 sekolah tersebut terdapat 61 orang guru berstatus PNS, yang mengisi aktivitas mengajar.

Para guru di daerah terpencil pun seringkali melalui berbagai hambatan saat melaksanakan tugas. Selain jarak yang jauh, medan yang dilalui pun berat.

Namun sebagai kompensasi atas kesulitas hidup yang dijalani para guru selama bertugas, pemerintah daerah maupun pusat memberikan tunjangan khusus bagi para guru ini.

Baca Juga : Rekrutmen P3K Dibagi 2 Gelombang, Kategori Umum Dibuka Setelah Pemilu

Kepala Seksi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan Tabalong, Zulverzi Akhmad, mengatakan, dari 14 sekolah yang berada di daerah terpencil tersebut, ada 61 guru yang menerima tunjangan dari pemerintah dengan besaran gajih pokok.

“untuk mekanisme bagaimana sehingga mendapatkan  tunjangan khusus itu maka itu biasanya melalui aplikasi yang bernama Dapodik (data pokok pendidikan) ” jelas Akhmad

“aplikasi itu milik pusat yang dipakai di masing masing sekolah, setiap sekolah mempunyai operator yang menangani sekolah masing-masing” tambah Akhmad.

Salah seorang guru di daerah terpencil yang mengabdi di SMP Negeri V Haruai, Syahrian, mengaku termotivasi dengan tunjangan khusus tersebut. Disisi lain ia mengharapkan sekolah yang berlokasi di 3T, dapat lebih maju.

“Guru-gurunya sudah ada di beri motivasi, namun kami berharap juga sekolahnya juga diperhatikan” kata Syahrian

“Karena sekolah terpencil itu rata-rata siswanya minim, sedangkan dana sekolah berdasarkan jumlah siswa”

“kalau sekolah terpencil ini tidak bisa disesuaikan standar sarana & prasarananya dengan sekolah lain, tentu tetaplah tertinggal. Terutama dalam sarana & prasarana” tambah Syahrian lagi.

“Jadi kami berharap ada juga perhatian pada sekolah (3T), bukan hanya padaguru-gurunya” ucap Syahrian berharap.

Selain guru PNS di daerah terpencil, sebanyak  26 guru non PNS yang mengajar di daerah terpencil juga mendapatkan tunjangan dari pemerintah dengan besaran Rp 1,5 Juta  

Reporter : Rulyandi | Redaktur : Hendriyani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: