55 Hektar Lahan Desa Uwie Disiapkan Jadi Kawasan Agrowisata

by admintv
0 comment

TV Tabalong – Bupati Tabalong bersama Forkopimda & Dinas Tanaman Pangan Kalsel, melakukan tanam perdana pada 24 Mei 2022 di Desa Uwie Kecamatan Muara Uya. Penanaman perdana ini turut didampingi SKPD terkait dan Pemerintah Desa Uwie, untuk jenis tanaman bibit durian unggul, pisang kepok dan jagung. Dalam kesempatan ini juga diserahkan seccara simbolis bantuan sapi dan kambing pada kelompok tani di Desa Uwie.

Bibit Horti dan hewan ternak ini merupakan program pengembangan ekonomi masyarakat yang digagas oleh Kepala Desa Uwie, dengan menggunakan 20 persen dana APB-DES.

Dalam sambutannya, Bupati Tabalong, Anang Syakhfiani, mengapresiasi gagasan inovatif ini, karena setiap desa dituntut mandiri. Selain itu program seperti ini ia dinilai sangat dibutuhkan untuk menunjang keberadaan IKN. Pasalnya, Kabupaten Tabalong khususnya tiga kecamatan di wilayah utara sebagai wilayah terdekat, akan menjadi sumber pasokan utama komoditas tersebut.

“Jadi kalo ini sudah diputuskan ya laksanakan, jangan berubah pikiran. Inikan pernah terjadi 10 tahun yang lalu ya kan, setelah ulin gagal cengkeh pak ai. Jadi durian ini, agrowisata ini sudah pilihan yang tepat.”  kata Bupati Anang

Kepala Desa Uwie, Mulyadi Trisno mengatakan, pengembangan ekonomi masyarakat berupa pertanian dan peternakan ini didasari potensi desa mereka. Ia pun menjelaskan, bantuan yang diberikan tidak mutlak seratus persen untuk masyarakat, namun ada keterlibatan pemerintah desa. Hal ini bertujuan menambah penghasilan dana desa, dan membiasakan masyarakat tidak sekedar menerima bantuan, sehingga ada upaya bersama untuk mengembangkannya.

“Mudah-mudahan apa yang kita laksanakan nanti diterima kepada yang maha kuasa, masyarakat juga menikmati semuanya, karena jalan itu yang kita tempuh untuk desa uwie yang akan maju. Kalo kita tidak berpikir seperti itu, tidak akan bisa maju, karena apa? Kita diam disini, itu menurut saya.” Kata Mulyadi Trisno

Pemerintah Desa Uwie menyiapkan lahan seluas 55 hektar untuk kawasan agrowisata ini, dan sudah tergarap kurang lebih 3 hektar. MelaluiAPB-DES 2022, Pemdes Uwie mengalokasikan 100 bibit durian unggul, terdiri dari varietas musang king, bangur, dan kulit hitam, serta 7 ekor sapi dan 20 ekor kambing.

Selain menyiapkan bibit durian unggul siap tanam, Pemdes Uwie saat ini mengembangkan bibit durian lokal yang mulai sulit dicari, yakni varietas kamunday dan rikul. Perkebunan kopi juga akan dikembangkan di desa ini, namun perlu dilakukan konsolidasi dengan pihak terkait karena masuk kawasan hutan. (Alfi Syahrin).

Related Articles

Leave a Comment