1.250 Akseptor Ditargetkan Terlayani MKJP di Tahun 2023

by tabalong hari ini
0 comment

Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Tabalong menargetkan seribu lebih akseptor terlayani, pasalnya metode tersebut kian diminati masyarakat sebagai alat kontrasepsi penunda kehamilan .

Sebanyak 1.250 akseptor terutama pasangan usia subur, ditargetkan terlayani metode kontrasepsi jangka panjang atau MKJP oleh DP3AP2KB Tabalong sepanjang Tahun 2023.

Adapun metode kontrasepsi jangka panjang atau MKJP, yang akan dilayani ialah berupa implant, IUD, metode operasi wanita MOW dan metode operasi pria MOP.

Penata Kependudukan dan Keluarga Berencana Sub Koordinator Pembinaan KB Dinas P3AP2KB Tabalong, Ahmadi mengatakan untuk merealisasikan hal tersebut, pihaknya akan melakukan jemput bola ke desa-desa di seluruh kecamatan di Tabalong, dengan bekerjasama dengan faskes dan bidan yang ada di wilayah tersebut.

“Kami system nya kan ada jemput bola jadi begitu ada pelayanan dan kami sudah MOU dengan faskes-faskes di 18 puskesmas, inikan mereka ada MOU dengan mereka sebagai tenaga medis untuk melakukan pelayanan. Kemudian di Tahun 2023 ini bahkan ada memperluas jangkauan pelayanan dengan melibatkan bidan-bidan praktek mandiri itu kita targetkan diseluruh kecamatan ada 24 kita rekrut menjadi pelayanan dan  kita MOU mereka berhak mendapatkan distribusi dari kami” tuturnya.

Ahmadi juga optimis target tersebut dapat terealisasi dan apabila anggaran yang tersedia di APBD Induk 2023 tidak tercukupi, maka pihaknya akan melakukan alokasi penambahan anggaran di APBD perubahan 2023 mendatang. Hal tersebut dilakukan agar semakin banyak masyarakat Kabupaten Tabalong yang dapat terlayani MKJP.

Berdasarkan data DP3AP2KB Tabalong di Tahun 2022 lalu, capaian realisasi penggunaan MKJP secara keseluruhan melebihi target 100%, dengan alat kontrasepsi yang menjadi primadona yakni penggunaan implant.

Nova Arianti, TV Tabalong

Related Articles

Leave a Comment