Sidang Kasus Pembunuhan Berakhir Ricuh

TVTABALONG.COM, Marabahan – Ratusan anggota polisi gabungan dari jajaran Polres Batola dengan Polsek,  melakukan pengamanan sidang pembunuhan di Pengadilan Negeri Marabahan selasa (03/04/2018) siang kemarin. Sidang dengan agenda kesaksian korban terdakwa ini, pada mulainya berlangsung aman namun setelah usai sidang menjadi ricuh,  antara keluarga korban dengan keluarga terdakwa.

Sedikitnya 150 anggota keamanan dari  jajaran Polres Batola gabungan dengan jajaran Polsek, melakukan pengamanan sidang pembunuhan  atas nama terdakwa Syarifudin dan korbannya Ahmad Barjanji.

Penusukan yang dilakukan terdakwa pada korbannya Ahmad Barjanji, pada  Desember 2017 lalu, mengakibatkan korban tewas dengan kondisi mengenaskan.

Tonton Videonya Disini :

Sidang kasus pembunuhan  dengan agenda kesaksian ini, dihadiri puluhan sanak saudara korban,  untuk saksi korban dilakukan oleh keponakan korban sedangkan untuk terdakwa dilakukan oleh saudara pelaku.

Sidang dengan agenda kesaksian dari terdakwa dan korban ini, dengan bertindak Sebagai Hakim  Ketua Ardhi Wijayanto, pada awalnya berlangsung lancar namun usai sidang di ruang sidang mendadak ricuh  hingga halaman Kantor Pengadilan Negeri Marabahan.

Usai sidang terdakwa langsung dilarikan satuan keamanan dari kepolisian ke mobil tahanan, hal ini dilakukan  karena keluarga korban berusaha untuk melampiaskan  amarahnya.

Sementara untuk saksi pihak terdakwa  yang merupakan saudara kandung terdakwa,  juga dilakukan penanganan oleh pihak kepolisian yang berjaga untuk menghindari  amukan oleh keluarga korban.

Saudara korban yang juga merupakan seorang Kepala Desa Belandean Muara, Basri, mengatakan, dari kesaksian dan keterangan terdakwa sewaktu rekonstruksi selisih banyak memberikan keterangan di ruang sidang.

Beruntung kericuhan yang terjadi usai sidang  dari keluarga korban pada terdakwa dan keluarganya tidak sempat kontak fisik, hal  ini dikarenakan anggota kepolisian yang berjaga  cepat bertindak untuk mengamankan sehingga   kericuhan cepat teratasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!