Rupiah Melemah, Pedagang Akui Ukuran Tahu & Tempe Jadi Lebih Kecil

TVTABALONG.COM – Produsen tempe dan tahu, terkena dampak melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar. Karena umumnya produsen tempe dan tahu di Tabalong, menggunakan kedelai impor untuk bahan bakunya.

Meski demikian produsen tempe mengaku, harus rela mengurangi pendapatannya. Dengan tetap menjual tempe untuk harga yang sama, meski tengah terjadi kenaikan kacang kedelai.

Salah satu produsen tempe di Tabalong, Sardi, mengaku belum berani menaikkan harga jual tempe maupun tahu, yang diproduksinya. Pasalnya mereka khawatir, pelanggannya akan berpindah ke produsen lain.

Salah seorang pedagang tempe di Pasar Tanjung, Nenin Herlina, mengakui, tempe maupun tahu dijual pedagang di pasaran saat ini, berukuran lebih kecil dari yang biasanya, meskipun tidak terlalu signifikan. 

Produsen tahu maupun tempe berharap harga kedelai dapat kembali normal, agar mereka tidak harus menaikkan harga tempe untuk menghindari kerugian.

Syarif Hidayat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: