Perusahaan Harus Lebih Perhatikan UMK

TVTABALONG.COM – Protes yang dilakukan sejumlah karyawan PT Power Tech Indonesia terkait upah yang masih di bawah minimum kabupaten, beberapa waktu lalu, perlu mendapat perhatian serius perusahaan di Tabalong. Pasalnya, sesuai keputusan Gubernur Kalsel, perusahaan dilarang membayarkan upah lebih rendah dari UMK yang berlaku.

Kabupaten Tabalong termasuk tiga dari kabupaten kota di Kalimantan Selatan, yang terdaftar sebagai pelaksana upah minimum kabupaten tahun 2018. Dan berdasarkan ketentuan keputusan Gubernur Kalsel, nomor seratus 88 tahun 2017, perusahaan wajib membayarkan upah sesuai upah minimum kabupaten kota.

Saat ini, upah minimum kabupaten Tabalong berkisar Rp2.535.000 ribu. Upah tersebut wajib dibayarkan kepada pekerja berstatus tetap, tidak tetap, maupun masa percobaan. Bahkan juga berlaku bagi pekerja yang masa kerjanya kurang dari satu tahun.

Kasi persyaratan kerja Disnaker kabupaten Tabalong, Faisal Rahman menegaskan, setiap  perusahaan di Tabalong wajib membayarkan upah berdasarkan ketentuan yang berlaku. Jika ditemukan perusahaan yang melanggar, maka dikenakan sanksi administratif hingga pidana.

Meski demikian, ada pengecualian terhadap perusahaan yang rendah neraca keuangannya. Namun perusahaan bersangkutan harus tetap melaporkan penangguhan beban tersebut ke Dinas Tenaga Kerja Tabalong.

(Purnamasari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: