Masyarakat Masih Ragu Ikut Program PTSL, Begini Kata Kepala Kantor Pertanahan Tabalong

(Petugas PTSL Tengah Melakukan pengukuran tanah untuk sertifikat)
TVTABALONG.COM – Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tabalong 2018, menyasar 40 desa di Tabalong. Dari ke 40 desa sasaran tersebut, tidak ada satupun desa yang 100 persen mengikutsertakan pendaftaran tanahnya di program gratis ini. Hal tersebut disebabkan karena kekhawatiran sebagian masyarakat, yang beranggapan aset atau tanah yang mereka daftarkan di program PTSL, akan dikenakan pajak dengan biaya tinggi. Menurut Kepala Kantor Pertanahan Tabalong, Kusworo Sjamsi, hal tersebut sangat keliru. Karena program (PTSL) bertujuan memberikan kepastian hukum hak atas tanah, yakni kepastian kepemilikan tanah, letak tanah, batas tanah dan luas tanah. “Di masyarakat masih ada keraguan, atau bahkan kalau saya sih bilang penolakan” jelas Kusworo Sjamsi “Menolak untuk disertifikatkan karena khawatir nanti pajaknya tinggi, padahal sebenarnya tidak ada hubungan antara sertifikat dengan pungutan pajak, kami ini kan kantor pertanahan, jadi tugasnya hanya menerbitkan sertifikat, pajak urusan kantor pajak ” tegas Kepala Kantor Pertanahan Tabalong ini “Tapi kami tetap berupaya  terus memenuhi target ini, karena  bagaimanapun sertifikasi ini untuk masyarakat, karena penting untuk memberikan kepastian hukum, karena sertifikat itu nanti memberikan kepastian hukum hak atas tanah” tutup Kusworo Sjamsi.
Kusworo mengharapkan, agar masyarakat dapat memaksimalkan program PTSL. Pasalnya pembuatan sertifikat tanah gratis ini, tidak akan dilakukan di desa yang sama untuk kedua kalinya.

Muhammad Aditya

1 thought on “Masyarakat Masih Ragu Ikut Program PTSL, Begini Kata Kepala Kantor Pertanahan Tabalong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: