LSM Keluhkan Banyaknya Tenaga Kerja Luar Daerah

TVTABALONG.COM – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), mengeluhkan banyaknya tenaga luar yang bekerja di Tabalong, kepada Bupati Anang Syakhfiani. Aduan tersebut disampaikan pada diskusi antara LSM dengan kepala daerah, pada 30 oktober lalu di Tanjung.

Salah seorang pegiat LSM, Rusmadiansyah, mengatakan, aturan pekerja di Tabalong sudah sesuai aturan, dimana 60 persen diisi warga Tabalong, dan 40 persen pekerja luar daerah.

[the_ad id=”6447″]

Tetapi menurutnya ketika dilakukan pemeriksaan ke dinas terkait, 60 persen pekerja yang beralamat di Tabalong tersebut, merupakan warga kelahiran luar Kalimantan.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Tabalong, Anang Syakhfiani menuturkan, pemerintah tidak bisa sepenuhnya mengatur mekanisme rekrutmen karyawan perusahaan. Terlebih perusahaan berskala internasional.

Bupati Anang pun mengajak pihak terkait bersama Lembaga Swadaya Masyarakat, untuk turut membantu meningkatkan kemampuan dan keterampilan tenaga kerja lokal. Sehingga mereka dapat bersaing, dan mampu masuk kedunia kerja sesuai kebutuhan perusahaan.

Untuk meningkatkan kemampuan tenaga kerja lokal, pemerintah daerah telah melakukan beberapa upaya.

Salah satunya seperti yang dicontohkan Bupati Anang, yaitu dengan  memberangkatkan 16 orang putra putri daerah, untuk kuliah gratis di China, pada 3 tahun lalu.

Dan baru-baru ini, setelah lulus kuliah, ke 16 orang tersebut diakuinya, telah bekerja di salah satu perusahaan besar di Tabalong. (tvtabalong.com/syarif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: