Pembuatan Baju Kulit Kayu Tarik Perhatian Pengunjung Festival Pasar Terapung 2018

Wencen, warga Desa Upau sedang memparaktekkan pembuatan baju dari kulit kayu pada Festival Pasar Terapung 2018, di Siring 0 Kilometer, Kota Banjarmasin

TVTABALONG.COM – Pembuatan baju kulit kayu oleh masyarakat Dayak Deah Tabalong, menjadi salah satu yang menjadi pusat perhatian pengunjung di Festival Budaya Pasar Terapung di Siring 0 Kilometer, Kota Banjarmasin. Hal yang menjadikannya unik, karena bahan pakaian yang tidak biasanya yaitu berasal dari kulit kayu, dan pembuatannya dipraktekkan langsung.

Ialah Wencen, warga Desa Upau Kabupaten Tabalong, dengan lihainya mengolah kulit kayu menjadi pakaian adat masyarakat dayak deah. Dengan peralatan mesin jahit, palu, mandau, dan belayung atau kapak, menjadi alat untuk membuat pakaian adat dari kulit kayu deluang.

Wencen mengatakan, pembuatan pakaian dari kulit kayu ini merupakan upaya untuk melestarikan kebudayaan masyarakat dayak deah. Ia bercerita, dulunya warga dayak deah menggunakan dedaunan untuk menutupi badan, karena sering robek, mereka pun berinisiatif menjadikan kulit kayu deluang untuk dibuat menjadi pakaian.

Lihat Videonya disini :

Tak sedikit pengunjung yang bertandang ke Stand Tabalong, berniat membeli pakaian dari kulit kayu ini. Sayangnya karena keterbatasan bahan baku ditempat asalnya, wencen pun tidak menjual baju kulit kayu.

Salah satu pengunjung dari Bandung, Ari Siswandi, terkesan melihat proses pembuatan pakaian adat berbahan kulit kayu. Ia mengatakan, baru pertama kali melihat orang  memanfaatkan kulit kayu untuk di jadikan pakaian.

Walaupun pada acara tersebut Wencen tidak menjual pakaian, tetapi sejak 2015 lalu, ia sudah banyak menerima pemesanan dari pelanggan yang biasanya ia garap 20 sampai 30 baju dalam satu bulan. Harga baju sendiri di banderol sebesar Rp 400 ribu, sedangkan satu stel yang terdiri dari baju dan penutup kepala dihargai Rp 500 ribu.(tvtabalong.com)

Syarif Hidayat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: